Posts

PERKEMBANGAN BUDIDAYA IKAN NILA DI PATI

Image
Perkembangan budidaya ikan Nila sangat pesat, di daerah Pati sekarang budidaya ikan Nila pada kolam air tawar dan tambak air payau. Kebutuhan benih dari dalam kota dan luar kota. Untuk budidaya ikan Nila di tambak-tambak air payau paling di Tayu sedangak di kecamatan lain juga ada tidak banyak. Usaha budidaya ikan Nila yang dilakukan telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai anjuran, selama ± 3 – 4 bulan sudah bisa dinikmati hasil budidaya yang telah berjalan. Maka dari itu sangat diperlukan sekali bagaimana pelaksanaan panen, dan cara mengevaluasi usahatani biaya produksi yang dilakukan agar tidak mengalami kerugian serta mencari cara pemasaran yang tepat, efektif dan efisien. A.     Panen Panen atau disebut pemungutan hasil, perupakan tahap berhasil atau tidaknya kegiatan budidaya ikan. Panen ikan Nila harus memperhatikan waktu dan cara panen, disamping itu waktu panen harus di sesuaikan dengan permintaan pasar dan tujuan pasar. 1.       Waktu ...

PEMBUATAN PAKAN MANDIRI BISA MENEKAN BIAYA PRODUKSI

Image
Dengan semakin mahalnya harga pakan okan pabrikan maka komponen biaya produksi semakin tinggi, sehingga diperlukan alternatif membuat pakan ikan sendiri untuk menekan komponen biaya produksi. Tetapi harus diingat juga kandungan protein dan kualitas pakan mandiri tersebut. Kebutuhan Gizi Ikan yang cukup bisa bermanfaat agar dapat tumbuh optimal jika memperoleh makanan yang cukup dan gizi seimbang.  Zat gizi bagi ikan diperlukan untuk menghasilkan tenaga, mengganti sel-sel rusak dan untuk pertumbuhan. Zat-zat gizi yang dibutuhkan antara lain : Protein, Lemak, Karbohidrat, vitamin, mineral dan air. Pakan merupakan salah satu faktor penunjang perkembangan budidaya ikan (baik ikan air tawar, ikan air payau, maupun ikan laut). Pakan sangat dibutuhkan oleh ikan sejak awal (mulai hidup) dari ukuran larva (burayak), dewasa sampai ukuran induk. Pakan yang memiliki keseimbangan protein, lemak, dan serat untuk kebutuhan ikan tertentu akan memacu pertumbuhan ikan yang cepat besar, akan tetapi b...

FILLET IKAN NILA

Image
Dalam empat tahun terakhir, Amerika Serikat rata-rata mengimpor 124.000 ton ikan nila dari berbagai negara. Sayang, Indonesia baru dapat memasok rata-rata 8.000 ton per tahun. Pasar ekspor ikan nila paling potensial adalah Amerika Serikat (AS). Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) melaporkan, impor dan konsumsi nila di AS dari tahun ke tahun terus meningkat. Alhasil, konsumsi nila masyarakat AS pada tahun lalu sudah mencapai 1,2 kg/kapita/tahun. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya, AS mendatangkan nila dalam berbagai bentuk produk dari 25 negara, termasuk Indonesia. Ragam produk yang diimpor adalah bentuk utuh beku, fillet (lempengan daging ikan tanpa tulang) segar, dan fillet beku. Menurut catatan National Marine Fisheries Service, tahun lalu, negara Paman Sam itu mengimpor nila sebanyak 158.253 ton, atau naik 14,8% dari tahun sebelumnya. Dari jumlah ini, 74.381 ton berupa fillet beku. Sekitar 85% produk nila yang diimpor AS berasal dari China. Sebagian lagi dipasok dari Ind...